Piala Dunia 2022 Qatar Adalah Sebuah Kesalahan
FIFA dinilai membuat kesalahan saat memberikan tanggung jawab penyelenggaraan Piala Dunia ke Qatar.
Ini akan dapat mengganggu kesehatan pemain dan penggemar jika turnamen ini dilaksanakan pada musim panas, menurut pria yang memimpin pemeriksaan resmi dari negara penawaran.
Berbicara dalam wawancara siaran Inggris pertamanya, Harold Mayne - Nicholls memperingatkan bahwa bermain di Qatar pada musim panas akan mustahil bahkan dengan teknologi pendingin yang diusulkan oleh panitia.
Mr Mayne - Nicholls, mantan ketua FA Chili, mengatakan Qatar "bukanlah pilihan terbaik," tetapi ia mengungkapkan, bahwa ia yakin akan memenangkan suara penetuan pagelaran Piala Dunia 2022.
"Tiga hari sebelum keputusan, saya sudah memiliki kepastian bahwa itu akan menjadi Qatar, terlalu banyak orang berbicara tentang Qatar pada waktu itu, jadi saya tidak terkejut ketika menjadi penyelenggara Piala Dunia," katanya kepada Sky News.
Keputusan FIFA untuk menyelenggarakan turnamen di Qatar terjadi meski mendapatkan peringatan yang jelas dari Mayne Nicholls - dalam laporan evaluasinya.
Dalam ringkasan eksekutif, ia menulis: "Fakta bahwa kompetisi yang direncanakan pada bulan Juni-Juli, dua bulan terpanas tahun di wilayah ini, harus dipertimbangkan sebagai resiko kesehatan potensial untuk pemain, pejabat, keluarga dan penonton, dan membutuhkan tindakan pencegahan yang harus diambil."
Meskipun demikian, hasil survey mengatakan Qatarakan mendapatkan suara lebih dari Amerika Serikat untuk memenangkan turnamen dan memicu kontroversi terbesar FIFA yang pernah dikenal.
Pekan lalu, FIFA mulai konsultasi apakah turnamen dapat dipindahkan ke waktu yang berbeda tahun. Mayne Nicholls mengatakan hal itu penting.
"Kami menulis bahwa sangatlah riskan untuk memainkan Piala Dunia pada Juni-Juli untuk kesehatan para pemain," katanya.
"Kami tidak punya bukti bahwa sesuatu akan terjadi, tapi kami mengatakan bahwa bahkan dengan sistem pendingin yang mereka berjanji akan sangat berisiko."

0 komentar:
Posting Komentar